Genre : Narasi
Karya : Risma
Bismillah
Hari
ini 22 Desember Penggalan Kata Demi katayang ku gabung menjadi satu mengungkap
sosok malaikat yang tak bersayap sosok yang ku jumpai setiap harinya yang
ketika suara azan berkumandang pada subuh sosok itupun hadir lagi untuk
mengetuk dinding kamar membangunkan ku agar melaksanakan kewajiban dan ketika
ku buka tirai kujumpai sosoknya yang melemparkan senyum tulus penuh kasih
sayang meski terlihat samar-samar. Aku berusaha selalu menikmati senyuman yang
ada diwajahnya yang makin hari makin menua tapi senyuman itu masih saja sangat
indah. Ahhh tak bisa kupalingkan lagi wajahku ingin rasanya selalu memandang
senyumnya, siapakah dia? Biar kuberitau dia adalah malaikat tanpa sayapku yang
sering kusebut mama ataupun ummi.
“22
Desember Happy Mothers Day”
Ibu
, Mama, Ummi kata yang berbagis bawah itu pasti tak asing lagi
bagi siapapun karena dia adalah sosok yang paling berperan penting dalam hidup
kita. Sosok yang memberikan sebuah kehidupan. Sosok yang memberikan sebuah
cinta dan kasih sayang yang tulus, bahkan ia mampu mengorbankan apapun itu demi
melihat kita bahagia. Dipikirannya hanya sati bagaimana usahanya agar bisa
membahagiakan sang buah hatinya bagaimana usahanya mengantarkan sang buah
hatinya menuju kejayaan dunia dan akhiratnya.
Begitu banyak dan begitu besar pengorbanan ia lakukan
bahkan jika nyawanya sekalipun menjadi taruhannya ia tak pernah ragu
mengorbankannya hanya demi kebahagiaan kita.
Dan apakah kau tau sosok seorang ibu itu serba bisa? Kadang
menjadi motivator, sahabat untuk berbagi cerita, kadang juga menjadi pendengar
setia dan terkadang pula menjadi teman bertengkar tapi dihatinya tidak ada
dendam, kitanya saja yang kadang egois yang enggan mengakui kesalahan dan
meminta maaf dan seperti yang sudah kukatakan sebelumnya sosok ibu itu penuh
kasih sayang dan perhatian. Ia selalu mengalah hanya demi berdamai dengan kita
karena kebahagiaan kita adalah yang nomor satu baginya.
Ahhh kali ini ingin kurangkai banyak kata tentangnya pati
jika kurangkai lalu ku ceritakan semuanya, bukuku, penaku dan waktuku tak akan
cukup untuk semua itu.
Tapi hari ini dengan tangan yang bergetar ku kuatkan
untuk menuliskan sebuah kata.
“Thanks to Allah”
Telah
menghadirkan sosok malaikat tanpa sayap seperti beliau, sosok yang menjadikanku
prioritasnya, sosok yang selalu memberiku banyak kasih sayang, yang memberikan
cinta tulusnya sampai aku tak pernah kekurangan apapun, terima kasih ummi sudah
menjadi pelengkapku, pelengkap dalam sebuah ceritaku. Terima kasihku mungkin
tak akan pernah sebanding dengan apa
yang kau berikan kepadaku. Maaf belum bisa membuatmu bahagia because i can
only make you hard aku hanya bisa berdoa agar kelak saat aku sedikit lagi
menggapai sukses dunia akhiratku kau tetap ada bersamaku agar aku bisa
mempersembahkan sukses itu untukmu. Panjang umur wanita hebatku. Semoga Allah
selalu melindungimu dimanapun kau berada.
Dan
untuk semua ibu-ibu hebat yang ada diseluruh penjuru dunia, Happy Mothers day
semoga lelah kalian menjadi lillah.
Wanita sederhana namun bertapak kaki surga.
**************************************
Karya tulis di atas masuk dalam nominasi penulis terbaik dalam memperingati hari Ibu Nasional (22 Desember 2020) tema “Perempuan Berdaya Bangsa Maju” yang dipersembahkan oleh Karang Taruna Bina Bangsa Desa Anrang Kecamatan Rilau Ale kerjasama Taman Bacaan Masyarakat Rumah Nalar.


0 Komentar